Kisah Klasik Yang Masih Asyik Untuk Diusik
September 04, 2022
Ayooo
yah, kapan kita mudik naik Ferry? Enak
lho yah, lagian kan lokasi pelabuhannya dekat rumah, cuma 8 menitan doang. Daripada
naik pesawat? udah mahal, bandaranya jauh, trus harus nyambung lagi pake travel.
==================================================================================
Begitulah cara istri
meyakinkan saya ketika aroma-aroma lebaran mulai merekah. Tentu saja bagi saya
ini bagaikan sebuah dilema, bukan karena saya tidak suka atau takut naik kapal tapi
karena jatah libur kerjanya selalu minimalis.
Sebagai karyawan yang miskin
jatah libur, kadang memang harus bertempur dengan meroketnya harga tiket pesawat, supaya bisa berlama-lama kumpul bersama keluarga meskipun dalam waktu yang
sesingkat-singkatnya.
Saya akui, saat istri
selalu tampil dengan gayanya yang provokatif dan kicauan kisah klasiknya yang
masih asyik untuk diusik, keinginan untuk mencobanya begitu menggelitik. Semoga
dalam waktu dekat kesempatan itu saya miliki. “Momen naik Ferry saat Idul
Fitri”.
Yuuppssss,... Gadis
manis pesisir Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara ini sudah sejak lama mengenal
Ferry. Transportasi mutlak yang menjadi pilihannya sejak dulu saat mudik dari
perantauannya, membuat ia begitu akrab dengan kapal milik ASDP Indonesia Ferry yang bernaung di
bawah Kementerian Perhubungan itu.
Semangatnya menimba
ilmu begitu menggebu dimulai 12 tahun yang lalu di Kota Lawang Sewu (Universitas Diponegoro
Semarang) meskipun jauh dari Ayah dan Ibu. Dengan kondisi ekonomi
keluarga yang pas-pasan membuat istri harus rela menekan biaya akomodasi saat
pulang kampung halamannya. Menempuh jalur darat dan laut adalah pilihan yang
tak bisa tawar-tawar.
Awalnya takut,
bagaimana tidak? dengan pengalaman yang minim dan gayanya yang feminim
pikiran-pikiran aneh selalu muncul, ntah itu takut sesat, takut bahaya
kriminalitas atau takut akan tindakan asusila (maklum anak gadis), menurutnya
semua hal bisa saja terjadi ditengah riuhnya gelombang hilir mudik lebaran, tapi
karena sudah terbiasa dengan suasana yang tidak sesuai dengan ekspektasi
buruknya selama ini, lama kelamaan rasa takutnya pun perlahan surut.
Walau bagaimanapun ceritanya
tetap asyik meski selalu diulang-ulang dan saya pun mulai fasih menirukan gaya
ceritanya sesuai perspektif yang saya hayati. Bagaimana awalnya ia menempuh
jalur darat dari Semarang ke Surabaya (±10 jam), lalu nyebrang dengan kapal dari
Surabaya ke Makassar (±24 jam) dilanjutkan dengan naik travel dari Makassar ke
pelabuhan Bajoe (±6 jam) dan terakhir nyebrang lagi dengan kapal dari pelabuhan Bajoe ke pelabuhan
Kolaka (±8 jam). Estimasi waktu 3 hari ia habiskan untuk bertualang di darat dan di
laut.
Secara fisik memang begitu melelahkan, tapi hamparan pesona ciptaan Tuhan yang membentang dari pulau Jawa hingga ke pulau Sulawesi, baik pesona darat hingga pesona lautnya, mampu melupakan segala kelelahannya. Belum lagi setelah sampai di rumah melihat tatapan rona wajah Ayah dan Ibu dengan kerinduan yang mendalam untuk bertemu dengan anak gadisnya, rasanya nyes nyes hilanglah semua remah-remah keletihan. Kira-kira begitulah gaya ceritanya yang saya anggap begitu provokatif.
Secara fisik memang begitu melelahkan, tapi hamparan pesona ciptaan Tuhan yang membentang dari pulau Jawa hingga ke pulau Sulawesi, baik pesona darat hingga pesona lautnya, mampu melupakan segala kelelahannya. Belum lagi setelah sampai di rumah melihat tatapan rona wajah Ayah dan Ibu dengan kerinduan yang mendalam untuk bertemu dengan anak gadisnya, rasanya nyes nyes hilanglah semua remah-remah keletihan. Kira-kira begitulah gaya ceritanya yang saya anggap begitu provokatif.
“Naik pesawat itu waktunya memang singkat tapi
MAHAL,
Full
darat (kecuali Surabaya-Makassar) itu agak murah sedikit tapi RIBET dan LAMA
Jadi
mending pilih yang lumayan MURAH dan lumayan CEPAT.. ya naik Kapal Ferry.
Pesona pemandangannya selalu membuat mata menari-nari
Pesona pemandangannya selalu membuat mata menari-nari
==================================================================================
Dibalik
alasan sesederhana itu, rupanya ada sebab yang begitu istimewah. Berikut
penuturannya :
- Hanya Kapal Ferry yang melayani rute Bajoe – Kolaka.
- Pelabuhan yang dituju Kapal Ferry lebih dekat dengan pusat kota Kolaka.
- Harganya yang ekonomis.Ini bukan lagi menjadi rahasia umum, bahwa harga tiket kapal Ferry sangat murah dan merakyat. Tentu dengan alasan efisiensi, naik kapal Ferry bisa menjadi alternatif yang paling ideal bagi istri. Dijamin, naik kapal Ferry gak bikin kantong bolong, katanya yang begitu meyakinkan.
- Pemandangan yang tak biasa.
- Fasilitas yang istimewah.
Pengalaman istri pada waktu itu, hanya kapal Ferry yang melayani penyeberangan penumpang dan kendaraan rute jarak dekat Bajoe - Kolaka. Kapal Ferry memang sangat dikenal dan menjadi pilihan utama bagi penumpang yang ingin ke Kolaka atau sebaliknya. Dengan jadwal pemberangkatan tiga kali sehari, ini betul-betul sangat membantu dan memudahkan akses masyarakat yang ingin hilir mudik dari/ke Kolaka.
Inilah sebab istimewah yang kedua, kenapa istri begitu menyukai naik kapal Ferry. Selain lokasi pelabuhan yang dituju kapal Ferry begitu dekat dengan pusat kota, yang hanya berjarak 4,7 km atau dengan waktu tempuh hanya 12 menit saja, ternyata jarak lokasi pelabuhan ke rumah istri justru lebih dekat lagi jaraknya cuma 2,8 km, naik kendaraan sekitar 8 menit sudah nyampe ke teras rumah istri.
Belum puas sampai disitu, istri kembali membeberkan hal-hal istimewah yang dia dapatkan selama perjalanannya. Seperti pemandangan pulau-pulau kecil yang tampak itu ujung mata, laut biru yang menyegarkan, dan sekali-sekali terlihat kejahilan lumba-lumba yang menghempaskan tubuhnya hingga air laut menyiprat ke tubuh penumpang yang antusias melihat atraksinya, serta keindahan sunrise (matahari terbit) dipagi hari itu pemandangan yang tiada duanya.
Meskipun harganya murah tapi soal fasilitas jangan anggap murahan. Kapal Ferry menyediakan ruangan VIP (ruangan ber-AC) dengan tempat duduk yang empuk dan bisa melihat pemandangan laut. Selain ruangan VIP Kapal Ferry juga menyediakan :
- Mushola
- Toilet
- TV
- Waroeng ASDP yang menyediakan menu bakso, teh melati, nasi goreng dan menu-menu lainnya
- Bioskop dan karaoke
- Barista dan cafe
- Ruang business center dengan koneksi internetnya,
- Kids corner
- Wifi sebagi obat mati gaya.
Fasilitas setiap kapal Ferry memang berbeda-beda, tapi paling tidak kita mengetahui bahwa ASDP sudah berusaha secara maksimal memberikan fasilitas yang baik untuk memanjakan para penumpangnya.
Ini dia penampakan fasilitas beberapa kapal Ferry yang kalian harus tahu, biar tambah mupeng hehehe...
![]() |
| All pict by Republika Online |
- Begitu #AsyiknyaNaikFerry. Apakah kalian juga mulai tertarik seperti saya?
![]() |
| Pict by Detikcom |
![]() |
| Pict by ASDP Indonesia Ferry |
INFORMASI PENTING :
Menurut informasi, pelayanan tiket online sedang mengalami peningkatan kualitas (tersedia hanya untuk rute-rute tertentu saja), sebagai alternatif tiket bisa didapatkan di pelabuhan terdekat buka mulai pukul 09.00 WIB hingga 16.00 WIB.
Ikuti perkembangan informasi terbarunya di sosial media ASDP berikut ini :
Instagram : @asdp191
Twitter : @asdp191
Ikuti perkembangan informasi terbarunya di sosial media ASDP berikut ini :
Instagram : @asdp191
Twitter : @asdp191
==================================================================================
Untuk melihat lebih jauh bagaimana pelayanan ASDP mulai masuk gerbang sampai masuk ke dalam kapal, kalian bisa simak video berikut ini.

Diakhir tulisan ini saya mau bagi-bagi informasi mengenai pelabuhan dan lintasan/rute yang bakal dilalui Kapal Ferry, ini khusus buat kalian yang baru pertama kali nyobain naik Kapal Ferry dan juga buat kalian yang hoby nge-trip dan bertualang ke tempat yang baru, berikut infonya :
Pelabuhan
Peta Lintasan
Untuk mengenal lebih dekat dengan ASDP Indonesia Ferry, kalian bisa kunjungi alamat di bawah ini yah :
Nah itu dia kisah atau pengalamam naik Kapal Ferry dari gadis pesisir yang saat ini sudah menjadi istri saya. Mudah-mudahan setelah ini saya bisa menulis pengalaman sendiri. aamiin...
Bagaimana dengan pengalaman kalian naik Kapal Ferry? jangan lupa share di sini yahh.. dan ikutan juga lombanya #AsyiknyaNaikFerry yang diadain oleh ASDP Indonesia Ferry sampai 24 Juni 2018 nanti. Info lebih lengkap klik di poster.


















0 komentar